
Pembelajaran di era digital tidak lagi terbatas pada pertemuan tatap muka di kelas, di mana guru menjelaskan dan siswa hanya mendengarkan. Kini, media sosial juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran yang inovatif. Pemanfaatan teknologi ini bertujuan agar proses belajar menjadi lebih menarik dan tidak monoton, sehingga siswa lebih antusias dalam mengikuti materi yang diberikan.
Salah satu contoh penerapan metode pembelajaran digital dilakukan oleh siswa-siswi kelas VIII A MTsN 1 Tanjung Jabung Timur. Mereka berkarya melalui pembuatan video yang kemudian diunggah ke channel YouTube bernama smarTeam MTsN 1 Tanjung Jabung Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas belajar pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) yang diampu oleh Ibu Desi Yulianti Riski, S.Pd.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak tiga kelompok dari kelas VIII A telah membuat dan mengunggah tiga video hasil karya mereka dengan mengankat tema Anti Bullying, Tanggungjawab, dan Kerja Sama. Melalui tugas ini, siswa tidak hanya belajar mengenai materi PKN, tetapi juga mengasah kreativitas, kemampuan bekerja sama, serta keterampilan teknologi informasi. Guru berharap, dengan memanfaatkan platform digital seperti YouTube, siswa dapat lebih aktif dan terlibat dalam proses pembelajaran.
Upaya ini menunjukkan bahwa pembelajaran dapat dilakukan secara fleksibel dengan memanfaatkan berbagai media, termasuk media sosial. Selain meningkatkan minat belajar, penggunaan media digital juga melatih siswa untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat.
kunjungi channel youtube smarTeam atau link berikut :
1. https://youtu.be/fmDxtD64urs
2. https://youtu.be/cCZAMyTUjc8
3. https://youtu.be/eMw3NvGAZB4
|
166x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Timur dan Sekitarnya
Memuat tanggal...